Jangan Coba-coba Buat Kerusuhan di Pilwu, Tim Ini Akan Menindak Tegas

Pemerintahan

Koranpotensi.com – Indramayu

Sepekan terakhir, lapangan tembak Polres Indramayu dipadati jadwal latihan personel kepolisian setempat. Yang tidak biasa, setiap kali latihan diikuti tiga satuan fungsi berbeda.

Ada Sat Reskrim, Sat Res Narkoba dan ada juga personel Sat Intelkam. Silih berganti, puluhan anggota dari ketiga satuan itu melatih kemampuan menindak, melumpuhkan bahkan menembak.

Senjata api yang digunakan beragam, mulai dari pistol hingga senjata api berat sejenis AK 47. Sasarannya, target bergerak dan tidak bergerak bahkan sampai pada latihan menembak jitu.

Tak hanya mengasah kemampuan menggunakan senjata api, puluhan personel gabungan itu juga melatih bela diri. Lalu siapakah mereka?.

Mereka ternyata pasukan khusus yang memiliki kemampuan komplet tergabung dalam Tim Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) Polres Indramayu.

Pasukan khusus inilah yang akan mobile pada sebelum, hari pelaksanaan sampai selesai kegiatan Pemilihan Kuwu (Pilwu) atau Pemilihan Kepala Desa serentak.

Sekadar informasi, 2 Juni 2021 nanti sebanyak 170 desa di Kabupaten Indramayu akan menyelenggarakan Pilwu. Satu desa gagal digelar karena masalah administrasi.

Artinya, ada 170 titik yang menjadi fokus pengamanan aparat. Jika dibagi, pengamanan meliputi wilayah barat, tengah dan timur Kabupaten Indramayu.

Nah, pasukan khusus dengan kemampuan komplet ini yang akan melakukan patroli selama dua puluh empat jam penuh. Karena jumlahnya memadai, maka ketiga wilayah tentu akan dengan mudah diawasi.

Selain berpatroli secara terus menerus, Tim Gakkumdu Polres Indramayu juga akan melakukan tindakan-tindakan hukum tegas, terukur serta seusai SOP dan hukum yang berlaku.

“Tim kami sudah dilatih khusus, nanti akan bergabung dengan Crisis Response Team Wiralodra yang lebih dulu sudah kami bentuk,”ungkap Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang didampingi Kasat Narkoba AKP Heri Nurcahyo dan Kasat Reskrim AKP Luthfi Olot Gigantara, Minggu 30 Mei 2021.

Tim Gakkumdu Polres, kata Hafidh, juga diberi kewenangan penuh untuk menindak setiap perusuh atau kelompok yang berniat mengganggu kelancaran jalannya Pilwu di Indramayu.

“Jadi jangan coba-coba berbuat rusuh, anarki ataupun tindakan lain yang melanggar hukum. Kami pasti akan tindak tegas. Pilwu itu komitmen masyarakat untuk memilih pemimpin, jadi jangan sampai dikotori oleh adanya pelanggaran hukum, apalagi berbuat rusuh,” tegas Hafidh.

Pada bagian lain Hafidh mengimbau masyarakat agar ikut menciptakan penyelenggaraan Pilwu berjalan dengan lancar tanpa ekses.

“Kita semua saudara, gunakan hak pilih dengan baik. Untuk yang menang jangan terlalu merayakan dengan berlebihan,kita masih di masa pandemi Covid-19. Dan bagi yang kalah, terima kekalahan dengan lapang dada sesuai janji untuk menjaga Pilwu damai,” pungkas dia.(kacim)

Share and Enjoy !

Shares

Facebook comments:

Leave a Reply

Your email address will not be published.