Salah Satu Ruang Laboratorium SMAN 1 Lelea Ambruk, Ini Penyebanya

Pendidikan

koranpotensi.com – Indramayu

Setelah diguyur hujan, ruang praktik biologi SMA Negeri 1 Lelea Kabupaten Indramayu tiba-tiba ambruk.

Seluruh bagian mulai atap hingga genteng luluh lantak.

Ambruknya bangunan terjadi pada Minggu malam kemarin bersamaan dengan turun hujan. Suara gemuruh sempat terdengar hingga beberapa ratus meter.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Pihak sekolah menyatakan ruang praktik biologi itu merupakan bangunan lama yang beberapa bagiannya sudah lapuk.

Kepala SMA Negeri 1 Lelea, Dadan Juhana, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ambruknya salah satu atap ruang kelas di sekolahnya.

Ia menjelaskan, paska ambruknya ruang laboratorium praktik biologi, ruangan kelas lain yang berdekatan terpaksa dikosongkan.

“Demi keselamatan siswa, ruang kelas lain yang kondisinya mengkhawatirkan terpaksa kami kosongkan, tidak digunakan untuk kegiatan belajar,” jelas dia, Selasa, 14 September 2021.

Terkait dengan ambruknya ruang praktik biologi, kata dia, Bupati Indramayu Nina Agustina, mengirimkan tim dari Dinas PUPR untuk melakukan pemeriksaan struktur bangunan lain.

“Iya benar, ibu Bupati langsung merespon laporan kami. Tim PUPR sudah memeriksa struktur bangunan, rekomendasinya agar beberapa kelas dikosongkan saja,” tutur dia.

Sekadar informasi, SMA Negeri 1 Lelea termasuk sekolah kurus dengan jumlah siswa hanya sekitar 149 siswa. Pada kondisi pandemi Covid 19 dilakukan belajar tatap muka dan online secara bergantian.

“Sudah diusulkan anggaran rehablitasi bangunan SMA Negeri 1 Lelea kepada Gubernur Jawa Barat. Janjinya akan direhabilitasi pada tahun pelajaran 2022,” ujar Dadan.*kacim

Share and Enjoy !

Shares

Facebook comments:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *