Petani di Indramayu Deklarasi Tuding FKAMIS Gerombolan Preman

Ragam

koranpotensi.com – Indramayu

Ratusan orang mewakili petani dari 4 kecamatan di Kabupaten Indramayu menuding FKAMIS (Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan) adalah gerombolan preman.

FKAMIS dituding menjadi penyebab berlarut-larutnya sengketa lahan garapan HGU PG Rajawali II Jatitujuh. FKAMIS juga dituding sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas peristiwa berdarah yang menyebabkan dua petani tebu meninggal dunia pekan lalu.

Hal itu disampaikan dalam pernyataan sikap saat digelar pertemuan ratusan petani di aula Desa Sukamulya Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu, Senin, 11 Oktober 2021.

Pembacaan pernyataan sikap disampaikan oleh Akim, salah seorang petani penggarap. Ada empat poin pernyataan yang disampaikan oleh petani.

Pertama, petani penggarap lahan HGU PG Rajawali II menuding FKAMIS adalah gerombolan preman yang sering mengintimidasi petani.

Kedua, petani yang ada di desa-desa penyangga siap bermitra dengan PG Rajawali II serta mengikuti seluruh aturan yang disarankan pemerintah.

Penyataan ketiga, para petani menyatakan bahwa lahan yang selama ini disengketakan adalah milik HGU PT Rawajati II sehingga tidak boleh ada pihak lain mencampuri tata kelolanya.

Kemudian, pada pernyataan keempat, petani mendukung serta menyerahkan sepenuhnya proses penyelesaian permasalahan HGU PT Rawajati II kepada Pemkab Indramayu bersama Polri dan TNI.

“Kami ingin nyaman dalam bertani. Apa yang sudah dilakukan FKAMIS adalah tindakan yang justru tidak mendukung petani sekaligus pemerintah,” ungkap Akim.

Ia menambahkan, setelah deklarasi dan menyatakan sikap, petani berharap bisa segera menggarap lahan menyusul masuknya musim tanam tahun ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemkab, Polres dan Kodim Indramayu yang telah memfasilitasi dan memberikan dukungan kepada para petani sehingga konflik HGU berakhir dengan baik,” ujar dia.*kacim

Share and Enjoy !

Shares

Facebook comments:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *