H Sulaiman Kohar Hadiri Launching Digitalisasi Transaksi Pemerintah Daerah dengan Bank Sumsel Babel

news Pemerintahan

koranpotensi.com – PALEMBANG

Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar didampingi sejumlah pejabat dilingkungan Pemkot Lubuklinggau menghadiri acara Launching Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) Terintegrasi dengan Bank Sumsel Babel, di Grand Ballroom Aryaduta Palembang, Kamis (15/6/2023).

Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Muhammad Adil dalam sambutannya mengatakan program ini bertujuan untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah sesuai dengan salah satu misi Bank Sumsel Babel.

“Hari ini kita menyaksikan penyerahan secara simbolis kartu kredit pemerintah daerah (KKPD) yang menandai telah ditandatanganinya perjanjian kerjasama antara Bank Sumsel Babel dengan Pemprov Sumsel sebagai inisiator pelaksanaan KKPD di Provinsi Sumsel sekaligus launching digitalisasi SIPD dengan Bank Sumsel Babel,” ujarnya.

Sebanyak lima kabupaten/kota di Provinsi Sumsel telah sampai pada tahap tes operasional SP2D secara online integrasi. Kelima daerah tersebut adalah Kota Palembang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Ogan Komering Ulu (OKU) Induk, Lahat dan Kabupaten Ogan Ilir (OI). Sedangkan enam kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung antara lain Kota Pangkalpinang, Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan, Bangka Tengah dan Belitung.

Selain itu, sebagai langkah selanjutnya serta bentuk dukungan tercapainya penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dilakukan persiapan integrasi dengan aplikasi IBWD yang juga merupakan produk Kementerian Dalam Negeri dimana penggunaan aplikasi ini ternyata dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan.

Dengan kerjasama yang baik antara Bank Sumsel Babeal dengan Pemkab/Pemkot yang berada di Provinsi Sumsel diharapkan dapat memberikan peningkatan kualitas layanan pengelolaan keuangan daerah

Gubernur Sumsel, H Herman Deru, dalam kesempatan itu mengatakan dirinya yakin program ini semakin efektif, efisien dan paling penting adalah semakin real time. Jadi sambungnya tidak mengenal hari lagi. Bahkan di hari libur pun tetap bisa melakukan transaksi, itu berarti semua diuntungkan dan semakin memberikan kemudahan bagi ASN.

“Perpindahan atau mutasi rekening ini, mudah-mudahan akan diapresiasi juga oleh para ulama Indonesia karena ini akan mudah dideteksi. Inovasi ini tentu harus didukung dengan keberanian tersendiri baik pihak perbankan maupun pemerintah,” imbuhnya.

Gubernur juga mengungkapkan berdasarkan laporan hasil survei dari OJK bahwa tingkat literasi keuangan di Sumsel sudah di atas angka 84 persen. Itu berarti hampir 100 persen warga Sumsel sudah melek transaksi perbankan.
Ini tentu prestasi yang luar biasa.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan launching Digitalisasi Transaksi Pemerintah Daerah dengan BANK Sumsel Babel, ditandai penekanan tombol di layar monitor.

Ikut mendampingi Wawako, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Herdawan, Kepala BPKAD, Zulfikar, Kepala Dinas Kominfotiksan, M Johan Iman Sitepu, Kabag Prokopim, Ongki Pranata dan OPD terkait .(*).

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *