Reses ke -ll H Rodi Wijaya, Semua Usulan Akan Kami Tampung Untuk Kami Bahan Ke Rapat Dewan Nanti

Pemerintahan

koranpotensi.com – Lubuklinggau

Acara reses ll Daerah Pemilihan IV Kecamatan Lubuklinggau Timur I dan II bertempat di Rumah Dinas DPRD Lubuklinggau di Jalan Pembangunan, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Minggu 06-Agustus -2023. Acara reses ke -ll ini adalah kegiatan anggota dewan diluar gedung dewan .

Berlangsungnya reses diadakan diluar gedung dewan
dihadiri camat Lubuk Linggau timur 1,Wahyu Lindra dan Aris camat Lubuklinggau timur 2, serta seluruh lurah, dan ketua-ketua RT se kecamatan Lubuklinggau timur 1 dan 2.

Ketika diwawancarai wantara group H Rodi Wijaya yang juga menjabat ketua DPRD kota Lubuklinggau itu menyampaikan akan menjadwalkan para usulan ini
Seperti momen lembaga adat dari LPM disatukan aspirasi masyarakat inilah maksudnya menyampaikan secara langsung kepada kita dan untuk kita teruskan kepada pihak Pemerintahan kota Lubuklinggau Seperti apa nantinya usulan itu ,jadi kita tidak salah menyampaikan mudah-mudahan itu tidak memberatkan bukan hal yang memberatkan tapi menyenangkan pemerintah tentang bahwa tugas mereka.

Menurut anggota DPRD kota Lubuklinggau ini harapan kita terhadap masyarakat mengerti tentang yang kita perjuangkan adalah bagian dari usulan masyarakat.

H Rodi Wijaya yang juga tokoh politik partai Golkar inimenyoroti usulan dari ketua RT ( Rukun Tetangga) ditambah Contohnya jabatan RT ada yang minta sampai 5 tahun 6 tahun itu sudah diangkat Direstui tapi mereka minta batasnya sampai 2 periode saja juga masalah intensif .

begitu jg masukan dari masyarakat itu saling melengkapi baik untuk urusan seperti lembaga adat, perlu kita melengkapi tentang kebutuhan lembaga adat itu baik pakaian dansebagainya.”

terkait pembangunan baik, pembangunan pisik tiang lampu jalan dan juga pengadaan lampu Jalan. Disini memperhitungkan biaya itu berdominasi hampir 70% sudah masuk usulan pembangunan Jalan dan lampu Jalan ,juga usulan Siring dibagian fisik itu apa yang Mereka usulan itu sudah masuk dalam daftar tunggu. Tinggal lagi, anggaran kita ini apakah mencukupi atau tidak dana kita saat ini maka paling tidak dianggaran perubahan kita usulkan nanti .
“Harapan kita asalkan masyarakat benar benar sangat membutuhkan maka kita akan bawa usulan ini ke rapat dewan nantinya.
Apabila hal-hal yang memang dibutuhkan masyarakat pasti kita perjuangkan akan tetapi , contoh seperti perehapan kantor lurah , tidak boleh Lurah menitipkan usulannya kepada masyarakat.

” untuk menyuarakan kebutuhan seperti gedung lurah yang tidak layak lagi agar para lurah langsung mengusulkan kepada pihak dewan sebab , memakai kantor itu adalah kelurahan tersebut sampainya rodi Wijaya.

Agar para lurah langsung menyampaikan kepada kita, kantor kami rusak rusaknya apa ? apa Kenapa maka itu kan kita dikumpulkan khususnya Kelurahan yang kartornnya hancurlah, bobrok Insya Allah mudah-mudahan di perubahan ini ada yang bisa digawekan.

Kemungkinan masih banyak masukan-masukan Seperti pakaian adat bentuk rumah adat kita minta lembaga adat, yang ada sekarang ini mengkaji dan meneliti kemungkinan yang paling besar itu Modelnya Seperti apa kita usulkan baru di tuangkan dalam bentuk hukumnya dengan tegas sehingga siapapun pemerintahan ke depan itu tetap jadi Paham bahwa jenis pakaian adatnya itu, misal contoh kalau saat perayaan ulang tahun pakaiannya adat bentuk dan juga motif gambar seperti rumah adat kita jadi seperti apa motif dan perlu dicocokkan.Baik,Campuran budaya adat masuk terus ke-16 dari usulan kalau ini kita dulukan.

Begitu juga apabila tersangkut hukum dimasyarat. Tentu setiap tindak pidana ringan itu ya apabila terjadi biarlah lembaga adat yang menyelesaikanya, setidaknya kalau di hitung dari segi materi dibawah 1 juta itu termasuk tindak pidana ringan lembaga adat bisa dirembuk secara kekeluargaan oleh lembaga adat .

Sehingga tidak harus masuk keranah hukum.tutupnya Rodi Wijaya.(niko)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *