Koranpotensi.com, OKI – Suasana khidmat menyelimuti ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) pada Jumat (15/8), ketika para pimpinan daerah, anggota legislatif, dan pejabat pemerintah setempat bersama-sama mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia ke-80.
Mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, pidato tersebut menjadi penegasan arah perjuangan bangsa ke depan.
Ketua DPRD OKI, Farid Hadi Sasongko, menuturkan bahwa makna tema ini merangkum cita-cita luhur bangsa.
“Bersatu Berdaulat melambangkan semangat persatuan dan gotong royong.
Rakyat Sejahtera menegaskan fokus pada kesejahteraan masyarakat, sementara Indonesia Maju menunjukkan komitmen meningkatkan daya saing global,” ujarnya.
Farid menegaskan, DPRD OKI akan terus mendukung kebijakan pemerintah demi kemakmuran daerah.
“Kami berkomitmen membawa OKI menjadi lebih maju, mandiri, dan sejahtera, dengan berlandaskan iman dan takwa,” tegasnya.
Bupati OKI, H. Muchendi Mahzareki, menyampaikan bahwa pihaknya akan melanjutkan berbagai program nyata, salah satunya layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat. Program ini, kata Muchendi, dilaksanakan secara proaktif.
“Kami jemput bola. Misalnya di Kecamatan Lempuing sudah berjalan, dan Insya Allah akan segera dilaksanakan di Kecamatan Tulung Selapan,” jelasnya.
Kabupaten OKI menjadi salah satu yang tercepat di Sumatera Selatan dalam menghadirkan layanan kesehatan gratis. Selain itu, sektor pertanian juga menjadi prioritas, termasuk cetak sawah baru dan optimalisasi lahan.
Muchendi juga menyoroti Program Sekolah Rakyat yang lahannya telah diusulkan ke Kementerian PUPR. Meski sempat terkendala sertifikasi, proses kini telah berjalan.
“Alhamdulillah, sertifikasi lahan sudah diproses, dan ini membuka jalan bagi realisasi bantuan untuk Sekolah Rakyat,” ungkapnya.
Dalam pidatonya, Presiden RI Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa untuk bekerja keras demi kemandirian nasional.
“Kita harus merdeka dari kemiskinan, kelaparan, dan ketertinggalan pendidikan. Kita harus berdiri di atas kaki sendiri. Tantangan mengelola kekayaan negeri ini harus kita jawab bersama,” pesan Presiden.
Rapat paripurna ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah demi mewujudkan cita-cita bangsa: Indonesia yang bersatu, berdaulat, sejahtera, dan maju.